Telaga Dringo: Ranu Kumbolo di Batang
Menjelajahi Telaga Dringo: Pesona Telaga Tertinggi di Jantung Jawa Tengah
Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:00 WIB
Pantauan tim Batang Info terhadap panorama Telaga Dringo yang sering dijuluki Ranu Kumbolo Jawa Tengah. (Foto: Ilustrasi/Batang Info)
Tersembunyi di ketinggian sekitar 2.222 meter di atas permukaan laut (mdpl), Telaga Dringo menjadi destinasi paling ikonik bagi para petualang di Kabupaten Batang. Berdasarkan data geografis yang dihimpun Batang Info, telaga ini terbentuk dari kawah mati Gunung Prau dan kini dinobatkan sebagai telaga tertinggi di Provinsi Jawa Tengah. Keasrian alamnya yang masih murni menjadikannya daya tarik utama bagi wisatawan yang mencari ketenangan jauh dari pemukiman.
Secara administratif, destinasi ini terletak di wilayah Desa Sidomulyo, Kecamatan Reban, yang berbatasan langsung dengan kawasan dataran tinggi Dieng. Redaksi Batang Info mencatat bahwa popularitas telaga tersebut meningkat pesat karena kemiripan lanskapnya dengan Ranu Kumbolo di Gunung Semeru. Pemandangan perbukitan hijau yang mengelilingi air telaga yang tenang menjadi alasan utama pengunjung rela menempuh perjalanan jauh.
Daya Tarik Utama Telaga Dringo
Sebagai kawasan konservasi dan wisata alam, tempat ini menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan destinasi wisata pada umumnya. Berikut rincian daya tariknya menurut laporan Batang Info:
- ◆
Pemandangan Sunrise: Karena lokasinya yang tinggi, pengunjung sering mendapatkan momen matahari terbit yang jernih tanpa terhalang bangunan, menciptakan pantulan cahaya indah di permukaan telaga. - ◆
Area Camping: Tersedia area datar di sekitar pinggiran telaga yang sering dimanfaatkan oleh komunitas pendaki untuk bermalam menggunakan tenda secara mandiri. - ◆
Kekayaan Flora: Nama “Dringo” diambil dari tanaman obat yang banyak tumbuh di sekitar telaga. Selain tumbuhan tersebut, pengunjung dapat menjumpai hamparan rumput pegunungan yang luas.
Akses dan Rute Perjalanan
Untuk mencapai Telaga Dringo, pembaca Batang Info memiliki dua jalur utama. Jalur pertama melalui rute Kecamatan Bawang (via Tol Dieng) yang memiliki pemandangan ekstrem namun indah. Pilihan kedua adalah melalui Kecamatan Reban yang menawarkan rute pedesaan yang asri.
Jalur menuju lokasi merupakan perpaduan antara jalan aspal dan beton dengan karakteristik tanjakan yang sangat curam serta tikungan tajam. Tim Batang Info sangat menghimbau pengunjung untuk tidak menggunakan kendaraan jenis matic jika tidak berpengalaman. Pastikan pula sistem pengereman bekerja optimal sebelum memulai pendakian kendaraan.
Informasi Biaya & Operasional
| Kategori Data | Keterangan |
| Harga Tiket Masuk | Rp10.000 – Rp15.000 per orang |
| Retribusi Parkir | Rp5.000 (Motor) / Rp10.000 (Mobil) |
| Fasilitas | Toilet dasar, warung kecil (musiman), area parkir. |
Sebagai portal informasi pariwisata daerah, Batang Info mengingatkan pengunjung untuk selalu membawa kembali sampah masing-masing ke bawah. Upaya menjaga kelestarian alam sangat krusial agar Telaga Dringo tetap menjadi telaga tertinggi yang bersih di Jawa Tengah. Untuk informasi resmi lainnya, silakan kunjungi laman batangkab.go.id.

