Kronologi Nelayan Tenggelam Ditemukan
Dua Hari Pencarian, Nelayan yang Tenggelam di Sungai Batang Ditemukan Meninggal Dunia
Jumat, 19 Juni 2026 | 17:04 WIB
Tim SAR gabungan saat melakukan proses evakuasi jenazah korban dari Sungai Batang menuju ambulans. (Foto: ayobatang/Batang Info)
Insiden mengenai seorang nelayan tenggelam di dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) 1 Klidang Lor, Kabupaten Batang, menggemparkan warga setempat. Korban yang tengah beristirahat di atas kapal dilaporkan tercebur ke sungai. Setelah mengerahkan upaya maksimal, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan jasad korban pada Kamis kemarin setelah proses pencarian intensif.
Korban diketahui bernama Khofirul Isnawan (25), atau yang akrab disapa Irul, warga Dukuh Blater, Desa Depok, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang. Peristiwa musibah ini dikonfirmasi langsung oleh Kasat Polairud Polres Batang, IPTU Eko Nugrahanto, S.H. Ia menyampaikan bahwa proses pencarian telah berlangsung ketat sejak korban dilaporkan hilang kontak akibat terjatuh ke perairan.
Kronologi Lengkap Peristiwa Nelayan Tenggelam di Klidang Lor
Kejadian bermula ketika kapal motor KM. Timbul Barokah GT 30 bersandar di Dermaga TPI 1 Klidang Lor pada Selasa, 16 Juni 2026, sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah seharian bersandar, para Anak Buah Kapal (ABK) memulai aktivitas bongkar muat hasil tangkapan ikan pada malam harinya. Kegiatan yang menguras energi tersebut baru rampung pada Rabu dini hari, 17 Juni 2026, sekitar pukul 02.00 WIB.
Lelah setelah bekerja keras, seluruh ABK termasuk korban memilih untuk beristirahat dan tidur di atas dek kapal. Saat itu, korban mengambil posisi tidur di samping kiri kamar mesin bersama salah satu saksi. Namun petaka datang saat matahari mulai terbit sekira pukul 06.00 WIB. Rekan korban terbangun dari tidur akibat mendengar teriakan histeris dari arah dermaga yang mengabarkan ada orang tercebur.
Sadar bahwa rekan mereka yang terjatuh, para saksi langsung spontan melompat ke sungai untuk memberikan pertolongan darurat. Sayangnya, derasnya arus dan kondisi air yang keruh membuat tubuh korban dengan cepat terseret dan hilang dari pandangan. Operasi SAR langsung digelar hari itu juga, namun pencarian hari pertama belum membuahkan hasil karena terkendala hambatan teknis di lapangan.
Hasil Pemeriksaan Medis Jenazah Korban di RSUD Kalisari
Upaya tak kenal lelah dari jajaran Tim SAR gabungan dan warga sekitar akhirnya membuahkan hasil pada Kamis kemarin sekira pukul 10.10 WIB. Kasus peristiwa nelayan tenggelam ini berakhir setelah jasad korban berhasil ditemukan menyangkut di bawah kolongan dermaga TPI II Batang. Jenazah segera dievakuasi ke RSUD Kalisari Kabupaten Batang menggunakan mobil ambulans.
Saat ini, jenazah telah ditangani oleh pihak medis dan kepolisian untuk proses pemulangan langsung ke pihak keluarga di Kandeman agar dapat dimakamkan sebagaimana mestinya. Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh nelayan dan pekerja dermaga untuk selalu mengutamakan aspek keselamatan kerja (K3) selama beraktivitas di lingkungan perairan.
Dapatkan pembaruan berita peristiwa, pantauan lalu lintas darurat, dan informasi faktual kabupaten secara berkala melalui portal Batang Info. Data sektoral penanggulangan bencana daerah juga dapat diakses secara resmi via situs Pemkab Batang.
